Minggu, 02 Desember 2007

Tenriadjeng Direkomendir Cawalkot Tunggal di Golkar



Penulis: Chairul Baderu
* AMPI Usul Empat Figur Muda Jadi Calon "02"

PALOPO--Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota

Palopo, Sabtu 1 Desember, dalam rapat pleno di Hotel

Agrowisata, mengeluarkan pernyataan politik yang

intinya memberikan dukungan bagi HPA Tenriadjeng untuk

memimpin kembali Kota Palopo periode 2008-2013. Salah

satu organisasi sayap bentukan Partai Golkar ini,

bahkan secara kelembagaan telah merekomendasikan nama

HPA Tenriadjeng sebagai calon walikota (Cawalkot)

tunggal untuk mengendarai Partai Golkar Palopo.
Selain itu, AMPI juga merekomendasikan figur

muda yang akan mendampingi Tenriadjeng pada Pilwalkot

2008. Ada empat figur muda yang direkomendasikan

sebagai calon walil walikota yang akan mendampingi

Tenriadjeng. Hanya saja, AMPI belum melansir empat nama

figur muda itu.
"Kita sudah siapkan empat usulan nama figur

muda yang berpasangan dengan HPA Tenriadjeng. Tapi,

kami belum mau menyebutkan empat nama itu, karena masih

akan dikonsultasikan dengan HPA Tenriadjeng," ungkap

Ketua AMPI Palopo, Ridwan Fattah, usai memimpin rapat

pleno AMPI Palopo, Sabtu 1 Desember.
Didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi dan

Kader AMPI, Rahman Rahim, Ridwan menyatakan, pihaknya

telah bulat dan sepakat merekomendasikan nama HPA

Tenriadjeng sebagai Cawalkot tunggal yang akan

mengendarai Partai Golkar pada Pilwalkot.
AMPI menjagokan Tenriadjeng mengendarai Partai

Golkar, salah satu alasannya, karena Tenriadjeng

dinilai sebagai figur yang telah terbukti berhasil

membangun Kota Palopo lima tahun ini. Alasan kedua,

agar pembangunan yang telah nyata ini bisa

berkelanjutan, Tenriadjeng dianggap masih sangat layak

memimpin Palopo lima tahun ke depan.
"AMPI mendukung Tenriadjeng kembali memimpin

Palopo lima tahun ke depan. Dan, Partai Golkar yang

dikendarai Tenriadjeng lima tahun lalu, mesti

mencalonkan Tenriadjeng kembali pada Pilwalkot 2008,"

tegas Ridwan, seraya menyatakan, AMPI Palopo akan

menyerahkan rekomendasi dukungannya bagi Tenriadjeng

kepada DPD II Partai Golkar Palopo.
Menurut Ridwan, bila Tenriadjeng diganti

memimpin Palopo lima tahun ke depan, AMPI menilai

pembangunan yang telah terselenggara selama lima tahun

ini akan tersendat. Sebab, bila Palopo dipimpin figur

baru, kebijakan dan arah pembangunan yang telah

terlaksana selama ini di Palopo akan berubah, seiring

terjadinya pergantian kepemimpinan oleh figur baru.
Sementara itu, Pimpinan Partai Golkar Kecamatan

Telluwanua, Minggu 2 Desember, kemarin, juga menyatakan

dukungannya kepada HPA Tenriadjeng untuk mengendarai

Partai Golkar Palopo. "Sesuai aspirasi masyarakat

Telluwanua, kami mendukung HPA Tenriadjeng mengendarai

partai Golkar. Sebab, beliau dinilai sukses dan

berhasil memimpin Palopo lima tahun ini," kata Ketua

Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Telluwanua,

Badaruddin.
Di samping itu, Dewan Pimpinan Partai Golkar

Telluwanua menyoroti lambatnya Partai Golkar menetapkan

nama calon walikota dan wakilnya. Padahal, tahapan

Pilwalkot tersisa beberapa hari lagi, tepatnya 5

Desember mendatang.
"Seharusnya, pertengahan November lalu, Golkar

telah menetapkan calon walikota dan wakil walikota yang

diusungnya, supaya bisa disosialisasikan kepada

masyarakat. Tapi, sampai sekarang ini, Golkar belum

menetapkannya. Ini terlambat," kritik Badaruddin.
Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Palopo,

Syarifuddin Kasra yang dikonfirmasi terpisah, mengakui,
Golkar memang terlambat menetapkan calon walikota dan

wakil walikota. "Seharusnya akhir November lalu sudah

ditetapkan nama calon walikota dan wakil walikota,"

kata Kasra.
Menurutnya, lambannya Golkar menetapkan calon

walikota dan wakil walikota, mempengaruhi sosialisasi

calon kepada masyarakat. "Jadi, harus disadari, Golkar

sangat terlambat menetapkan calon," kata Kasra.
Ditanya bagaimana tanggapannya terkait beberapa

nama calon yang menguat di Golkar, Kasra menyatakan,

secara pribadi ia menjagokan Tenriadjeng. Salah satu

alasannya, sembilan pimpinan kecamatan Partai Golkar

mendukung Tenriadjeng mengendarai Golkar. "Beliau juga

sangat berpeluang memenangkan Pilwalkot, karena masih

diinginkan masyarakat memimpin Palopo, sehingga Golkar

seharusnya tidak menafikan aspirasi masyarakat itu,"

kata Kasra.
Soal manuver politik yang dilancarkan PDIP,

Kasra justru menilai, manuver politik PDIP itu biasa

saja. Bahkan, Kasra secara tegas menyatakan, Golkar tak

gentar menghadapi PDIP. "Sebab, kita yakin, Golkar akan

memenangkan Pilwalkot, apalagi bila calon walikotanya

adalah HPA Tenriadjeng," tegasnya. (chairul baderu)

Tidak ada komentar: