Penulis: Chairul Baderu
* AMPI Usul Empat Figur Muda Jadi Calon "02"
PALOPO--Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota
Palopo, Sabtu 1 Desember, dalam rapat pleno di Hotel
Agrowisata, mengeluarkan pernyataan politik yang
intinya memberikan dukungan bagi HPA Tenriadjeng untuk
memimpin kembali Kota Palopo periode 2008-2013. Salah
satu organisasi sayap bentukan Partai Golkar ini,
bahkan secara kelembagaan telah merekomendasikan nama
HPA Tenriadjeng sebagai calon walikota (Cawalkot)
tunggal untuk mengendarai Partai Golkar Palopo.
Selain itu, AMPI juga merekomendasikan figur
muda yang akan mendampingi Tenriadjeng pada Pilwalkot
2008. Ada empat figur muda yang direkomendasikan
sebagai calon walil walikota yang akan mendampingi
Tenriadjeng. Hanya saja, AMPI belum melansir empat nama
figur muda itu.
"Kita sudah siapkan empat usulan nama figur
muda yang berpasangan dengan HPA Tenriadjeng. Tapi,
kami belum mau menyebutkan empat nama itu, karena masih
akan dikonsultasikan dengan HPA Tenriadjeng," ungkap
Ketua AMPI Palopo, Ridwan Fattah, usai memimpin rapat
pleno AMPI Palopo, Sabtu 1 Desember.
Didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi dan
Kader AMPI, Rahman Rahim, Ridwan menyatakan, pihaknya
telah bulat dan sepakat merekomendasikan nama HPA
Tenriadjeng sebagai Cawalkot tunggal yang akan
mengendarai Partai Golkar pada Pilwalkot.
AMPI menjagokan Tenriadjeng mengendarai Partai
Golkar, salah satu alasannya, karena Tenriadjeng
dinilai sebagai figur yang telah terbukti berhasil
membangun Kota Palopo lima tahun ini. Alasan kedua,
agar pembangunan yang telah nyata ini bisa
berkelanjutan, Tenriadjeng dianggap masih sangat layak
memimpin Palopo lima tahun ke depan.
"AMPI mendukung Tenriadjeng kembali memimpin
Palopo lima tahun ke depan. Dan, Partai Golkar yang
dikendarai Tenriadjeng lima tahun lalu, mesti
mencalonkan Tenriadjeng kembali pada Pilwalkot 2008,"
tegas Ridwan, seraya menyatakan, AMPI Palopo akan
menyerahkan rekomendasi dukungannya bagi Tenriadjeng
kepada DPD II Partai Golkar Palopo.
Menurut Ridwan, bila Tenriadjeng diganti
memimpin Palopo lima tahun ke depan, AMPI menilai
pembangunan yang telah terselenggara selama lima tahun
ini akan tersendat. Sebab, bila Palopo dipimpin figur
baru, kebijakan dan arah pembangunan yang telah
terlaksana selama ini di Palopo akan berubah, seiring
terjadinya pergantian kepemimpinan oleh figur baru.
Sementara itu, Pimpinan Partai Golkar Kecamatan
Telluwanua, Minggu 2 Desember, kemarin, juga menyatakan
dukungannya kepada HPA Tenriadjeng untuk mengendarai
Partai Golkar Palopo. "Sesuai aspirasi masyarakat
Telluwanua, kami mendukung HPA Tenriadjeng mengendarai
partai Golkar. Sebab, beliau dinilai sukses dan
berhasil memimpin Palopo lima tahun ini," kata Ketua
Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Telluwanua,
Badaruddin.
Di samping itu, Dewan Pimpinan Partai Golkar
Telluwanua menyoroti lambatnya Partai Golkar menetapkan
nama calon walikota dan wakilnya. Padahal, tahapan
Pilwalkot tersisa beberapa hari lagi, tepatnya 5
Desember mendatang.
"Seharusnya, pertengahan November lalu, Golkar
telah menetapkan calon walikota dan wakil walikota yang
diusungnya, supaya bisa disosialisasikan kepada
masyarakat. Tapi, sampai sekarang ini, Golkar belum
menetapkannya. Ini terlambat," kritik Badaruddin.
Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Palopo,
Syarifuddin Kasra yang dikonfirmasi terpisah, mengakui,
Golkar memang terlambat menetapkan calon walikota dan
wakil walikota. "Seharusnya akhir November lalu sudah
ditetapkan nama calon walikota dan wakil walikota,"
kata Kasra.
Menurutnya, lambannya Golkar menetapkan calon
walikota dan wakil walikota, mempengaruhi sosialisasi
calon kepada masyarakat. "Jadi, harus disadari, Golkar
sangat terlambat menetapkan calon," kata Kasra.
Ditanya bagaimana tanggapannya terkait beberapa
nama calon yang menguat di Golkar, Kasra menyatakan,
secara pribadi ia menjagokan Tenriadjeng. Salah satu
alasannya, sembilan pimpinan kecamatan Partai Golkar
mendukung Tenriadjeng mengendarai Golkar. "Beliau juga
sangat berpeluang memenangkan Pilwalkot, karena masih
diinginkan masyarakat memimpin Palopo, sehingga Golkar
seharusnya tidak menafikan aspirasi masyarakat itu,"
kata Kasra.
Soal manuver politik yang dilancarkan PDIP,
Kasra justru menilai, manuver politik PDIP itu biasa
saja. Bahkan, Kasra secara tegas menyatakan, Golkar tak
gentar menghadapi PDIP. "Sebab, kita yakin, Golkar akan
memenangkan Pilwalkot, apalagi bila calon walikotanya
adalah HPA Tenriadjeng," tegasnya. (chairul baderu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar